Antara Aku, Kamu, al-Hijaz, dan Palestina

Isu Palestina kembali memanas, selepas UEA (Uni Emirat Arab) mengambil kebijakan untuk berdamai dengan Zionis Yahudi dan bekerja sama dengan mereka. Banyak pihak yang menyayangkan keputusan politik yang diambil oleh UEA, terlebih karena penduduk mayoritasnya yang beragama Islam dan memiliki rumpun bangsa yang sama dengan penduduk Palestina, yaitu sama-sama berasal dari bangsa Arab. Apatah lagi, kebijakan politik mereka yang merugikan Palestina tersebut diambil beberapa hari sebelum peringatan momen pembakaran Mimbar Shalahuddin pada 22 agustus nanti, dimana mimbar tersebut dibakar pada 22 agustus 1969 oleh Zionis tatkala mereka melakukan pembakaran terhadap Masjid yang mulia, Masjidil Aqsha. Terlepas dari sikap politik negara manapun, tentu sebagai umat Islam kita tidak boleh sedikit pun melupakan Masjidil Aqsha dari benak kita. Sebab itu adalah tanah suci kita, saksi sejarah akan mukjizat terbesar Nabi kita (Isra dan mikraj), dan wasiat para pendahulu kita (Nabi dan para shahabat) untuk direbut dan dipertahankan.

Al-Hijaz pun tidak ketinggalan dalam menunaikan amanat tersebut. Al-Hijaz berusaha agar tetap dapat menjalin ikatan emosional dengan Masjidil Aqsha dan para penduduknya sebagai bentuk  dukungan terhadap negeri para nabi tersebut. Diantaranya al-Hijaz mengadakan qurban pada Dzulhijjah yang lalu di al-Quds (Baitul Maqdis), Palestina. Bekerjasama dengan yayasan Burak, al-Hijaz menjadi wasilah penyelenggaraan qurban 3 ekor domba di Palestina atas nama Bapak. Ahmad Syarifuddin, Bapak. Ilham Jaya, dan Ibu Hj. Hairiyah. Syaikh Hamzah al-Khallajah sebagai pihak yang mewakili yayasan Burak turut mengucapkan terima kasih secara khusus kepada ketiga mudhahhi di atas dan rakyat Indonesia secara umum, karena telah memberikan perhatian dan kepedulian terhadap isu-isu Palestina dan penduduknya.

Yayasan al-Hijaz dengan yayasan Burak memiliki kesamaan dalam hal misi. Jika Burak membidangi pembinaan anak-anak yatim & dhuafa penghafal al-Quran di Masjidil Aqsha, maka yayasan al-Hijaz juga fokus pada pembinaan anak-anak yatim & penghafal al-Quran di Indonesia. Kesamaan ini yang semakin merekatkan antara yayasan al-Hijaz dengan isu-isu kepalestinaan dan yayasan kepalestinaan yang bergerak pada pembinaan yatim & dhuafa seperti yayasan Burak.

Hingga hari ini, yayasan al-Hijaz masih membuka program donasi untuk Palestina agar disalurkan kepada para penduduk yang membutuhkan disana. Sebab, para penduduk Palestina telah mengorbankan segalanya demi menjaga tanah suci umat Islam di seluruh dunia ini dari gempuran dan penjajahan Zionis Israel –semoga Allah menghancurkan mereka-, sementara kita tidak dituntut apa pun untuk berjuang kesana kecuali dengan harta, karena keterbatasan kita dan jauhnya jarak antara negeri kita dengan Masjidil Aqsha. Masihkah kita hitung-hitungan dalam hal ini?! Padahal Rasulullah menjanjikan pahala yang besar bagi siapa saja yang membantu atau memberi pelayanan untuk Baitul Maqdis, sebagaimana riwayat dari Maymunah.

Maymunah bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, berilah kami fatwa terkait Baitul Maqdis!” Rasulullah bersabda:

أَرْضُ الْمَنْشَرِ، وَالْمَحْشَرِ ائْتُوهُ فَصَلُّوا فِيهِ فَإِنَّ صَلَاةً فِيهِ كَأَلْفِ صَلَاةٍ فِيمَا سِوَاهُ

“Ia adalah tanah tempat manusia dikumpulkan dan dipencarkan (di hari kiamat). Datangilah ia dan shalatlah di dalamnya. Karena shalat di dalamnya seperti 1000 shalat di tempat lainnya.”

Maymunah bertanya lagi: “Bagaimana menurutmu jika aku tidak mampu melakukan perjalanan kesana atau mengunjunginya?”

Rasulullah menjawab:

فَلْيُهْدِ إِلَيْهِ زَيْتًا يُسْرَجُ فِيهِ، فَإِنَّ مَنْ أَهْدَى لَهُ كَانَ كَمَنْ صَلَّى فِيهِ

“Maka hadiahkan minyak untuk meneranginya. Sebab siapa yang memberi hadiah untuk (melayani)nya, sama seperti orang yang shalat di dalamnya.” (HR. Ibnu Majah: 1407 dan Ahmad dalam al-Musnad: 27676 dari Maymunah binti Sa’ad. Sebagian ulama melemahkan hadits ini dan sebagian lagi menshahihkannya. Diantara yang menshahihkannya asy-Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’I dalam al-Jami’ush Shahih mimma laysa fish Shahihain II/15)

Mari kita bebaskan Baitul Maqdis?! Mari kita perjuangkan al-Aqsha?! Semoga Allah menghancurkan kaum Zionis dan para sekutunya!!



Dukung Yayasan Al-Hijaz Al-Khairiyah Indonesia
Dengan berdonasi melalui:
Bank Syariah Mandiri (BSM)
7010 0538 91 a.n.
Yayasan Al Hijaz Al Khairiyah Indonesia

Kode Transfer ATM Bersama 451)
konfirmasi via SMS/WA ke
08 11111 0948
(Ust Arofah)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *